Refleksi Akhir Tahun GAMIS Indonesia 2025: Meneguhkan Komitmen Mahasiswa Islam terhadap Demokrasi dan Keadilan

oleh -32 Dilihat

Jakarta — Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia melaksanakan kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dengan mengusung tema “Peran Mahasiswa Islam dalam Mengawal Demokrasi, Keadilan, dan Arah Kebangsaan”. Kegiatan ini diselenggarakan di Halaman Rumah Cafe, Rawamangun, Jakarta Timur, dan dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari kader GAMIS Indonesia serta tamu undangan dari unsur mahasiswa se-Jakarta.

Kegiatan refleksi ini menjadi ruang diskusi dan konsolidasi intelektual mahasiswa Islam dalam membaca dinamika nasional sepanjang tahun 2025, sekaligus merumuskan sikap kritis dan konstruktif dalam menghadapi tantangan demokrasi, penegakan keadilan, serta arah kebijakan kebangsaan ke depan.

Ketua Umum GAMIS Indonesia, Fahri Salim, SH, yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa mahasiswa Islam memiliki tanggung jawab moral dan historis dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.

“Mahasiswa Islam tidak boleh kehilangan arah dan keberpihakan. Demokrasi harus terus dikawal agar tidak dibajak oleh kepentingan oligarki, dan keadilan harus diperjuangkan agar benar-benar dirasakan oleh rakyat. Refleksi akhir tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran mahasiswa Islam sebagai penjaga nurani bangsa,” tegas Fahri Salim, SH.

Lebih lanjut, Fahri Salim menekankan pentingnya konsistensi gerakan mahasiswa Islam dalam menyuarakan kepentingan rakyat secara independen dan berlandaskan nilai keislaman serta keindonesiaan.

Sementara itu, Bendahara Umum GAMIS Indonesia, Yeni Agustin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga keberlanjutan gerakan intelektual dan advokasi mahasiswa.

“Refleksi akhir tahun ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab organisasi dalam menyiapkan kader yang sadar politik, kritis terhadap ketidakadilan, dan peduli terhadap arah kebangsaan. Kami berharap forum ini memperkuat solidaritas dan kesadaran kolektif mahasiswa Islam,” ujar Yeni Agustin.

Kegiatan berlangsung dengan diskusi interaktif, pertukaran gagasan, serta penyampaian pandangan kritis dari para peserta terhadap kondisi sosial, politik, dan demokrasi nasional. GAMIS Indonesia menegaskan akan terus mengambil peran aktif dalam mengawal kebijakan publik dan menyuarakan aspirasi rakyat melalui gerakan mahasiswa yang berintegritas, independen, dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.