Donny Fraga Ingatkan Reuni 212 Tak Politisasi Isu KM 50 yang Sudah Diputus MA

oleh -266 Dilihat

Jakarta – Wasekjen JARI 98, Donny Fraga Wijaya, mengeluarkan peringatan keras jelang Reuni 212. Menurutnya, ada potensi kebangkitan narasi kasus KM 50*yang sebelumnya sudah dianggap selesai secara yuridis, namun mungkin akan dipolitisasi kembali untuk kepentingan ma reuni.

Dalam kesempatan ini, Donny menyatakan bahwa isu KM 50 yang menewaskan enam anggota laskar FPI rawan diangkat kembali sebagai “alat mobilisasi emosional”.

“Saya khawatir saat Reuni 212, narasi lama tentang ‘dalang’ dan ‘keterlibatan negara’ akan kembali dimainkan,” ujarnya.

“Padahal fakta hukumnya sudah jelas: pengadilan telah menetapkan status pembelaan terpaksa, dan putusan ini bahkan dikuatkan oleh Mahkamah Agung,” kata dia lagi, hari ini.

Donny menjelaskan bahwa JARI 98 mendukung agar semua pihak menghormati putusan pengadilan sebagai penegasan supremasi hukum.

“Isu sensitif seperti KM 50 seharusnya tidak digunakan lagi sebagai alat kampanye emosional,” tegasnya.

“Jika terus diulang tanpa konteks, hanya akan memperkeruh suasana dan memicu polarisasi.”

Menurutnya, kebangkitan isu tersebut di momentum reuni bukan sekadar nostalgia politik, tetapi berpotensi menjadi strategi strategis untuk memancing dukungan atau keresahan publik.

“Kita perlu waspada terhadap manipulasi narasi,” ia menambahkan.

Donny pun menyerukan agar tokoh-tokoh pendukung Reuni 212 melakukan self-check: apakah mengangkat isu lama untuk memperjuangkan keadilan atau semata demi kepentingan politik praktis. Dia menegaskan bahwa JARI 98 akan terus mengingatkan masyarakat agar mengedepankan verifikasi fakta dan mempercayakan persoalan masa lalu pada proses hukum yang telah tuntas.

Akhirnya, Donny menghimbau agar narasi-narasi di media sosial maupun di ruang publik saat reuni tetap berbasis data dan keputusan hukum, bukan sekadar retorika emosional.

“Keadilan tak bisa dinegosiasikan dan ingat, kalau sudah diputuskan oleh pengadilan, itu sudah putus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.