Jalan Damai Mahasiswa: BEM PTMA Jakarta Tolak Kerusuhan, Dukung RUU Perampasan Aset

oleh -134 Dilihat

Jakarta – Gerakan mahasiswa kembali menunjukkan wajah konstruktifnya. Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (BEM PTMA) Zona III menegaskan bahwa aspirasi rakyat harus diperjuangkan tanpa kekerasan. Mereka menolak keras demonstrasi yang berujung pada perusakan fasilitas umum maupun penjarahan, sekaligus mendorong agenda reformasi nasional yang lebih visioner.

Presidium Nasional BEM PTMA Zona III, Wildan Mutaqin, menyampaikan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual, bukan provokator kerusuhan.

“Fasilitas publik yang dirusak dalam demonstrasi pada akhirnya akan menjadi beban rakyat sendiri. Mahasiswa tidak boleh kehilangan arah perjuangan dengan mengorbankan kepentingan masyarakat,” tegas Wildan.

Dalam pernyataannya, BEM PTMA Zona III juga menegaskan dukungan terhadap sejumlah agenda penting seperti percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, reformasi partai politik, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), hingga evaluasi menyeluruh terhadap kinerja instansi pemerintahan.

“RUU Perampasan Aset adalah momentum negara untuk menunjukkan keseriusan memberantas korupsi hingga ke akar,” ujar M. Agus Salim, Presiden Mahasiswa Universitas Hamka (Uhamka).

Senada, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Muhammad Iqbal Ramdhani, menekankan perlunya reformasi partai politik agar lahir pemimpin berintegritas, sementara Muhammad Sandri dari Institut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan menegaskan urgensi perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga.

Asriani, Presiden Mahasiswa Universitas Trilogi Muhammadiyah Jakarta, juga mengingatkan agar gerakan mahasiswa tetap memiliki arah, visi, dan nilai yang jelas. “Jangan sampai aksi justru menciptakan kekacauan yang merusak citra mahasiswa,” ujarnya.

Dengan sikap ini, BEM PTMA Zona III menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah mendukung aksi anarkis. Sebaliknya, mereka akan terus menyuarakan aspirasi rakyat dengan cara damai, bermartabat, dan berlandaskan semangat persatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.