Jakarta – Dalam momentum satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua BEM KM IPB, Muhammad Afif Reza, menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap arah kebijakan dan program kerja pemerintah yang berfokus pada keberlanjutan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Afif, berbagai program yang telah dan akan dijalankan oleh pemerintahan Prabowo–Gibran menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kedaulatan pangan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas lapangan kerja, serta mendorong inovasi di sektor pertanian dan teknologi. Sebagai institusi pendidikan yang memiliki fokus utama pada pertanian, lingkungan, dan sains terapan, IPB melihat kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemandirian pangan dan ekonomi hijau sebagai langkah strategis yang sejalan dengan nilai-nilai dan visi kampus.
“Kami, mahasiswa IPB, khususnya BEM KM IPB, mendukung penuh kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemandirian bangsa dan pembangunan berkelanjutan. Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan generasi muda adalah kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Muhammad Afif Reza.
Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting bukan hanya sebagai pengkritik, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan program-program yang dijalankan benar-benar berpihak pada rakyat dan berlandaskan prinsip keadilan sosial. BEM KM IPB berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam bidang riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Afif juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan ketimpangan ekonomi. Ia berharap pemerintahan Prabowo–Gibran terus membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa agar kebijakan yang dilahirkan dapat lebih inklusif dan tepat sasaran.
“Kami siap menjadi bagian dari solusi. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat,” tutupnya.
