Papua – Polisi menyita delapan unit alat komunikasi berupa handy talky (HT) yang ditemukan saat aparat sedang melakukan razia cipta kondisi pada Jumat (3/3). Diduga HT ini milik simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Saat itu, sekitar pukul 09.45 WIT, anggota menghentikan sebuah mobil jenis Triton yang berisi tujuh orang penumpang.

“Kita melakukan penggeledahan untuk menemui barang-barang yang mencurigakan sebagai upaya preventif,” kata Kapolres Lanny Jaya, AKBP Umar Nasatekay dalam keterangannya, Minggu (5/3).

Di dalam mobil itu, polisi menemukan sebuah tas yang berisi delapan unit HT serta sebilah pisau. Tujuh orang yang ada di dalam mobil itu juga turut dimintai keterangan oleh kepolisian.

“Tidak ada satu pun yang mengaku sebagai pemilik alat komunikasi itu. Salah satu penumpang berinisial TK mengaku bahwa dititipkan oleh seseorang tidak dikenal di Wamena untuk dibawa ke Kampung Kuyagawe (Lanny Jaya),” tutur Umar.

Umar menduga delapan unit HT itu merupakan milik simpatisan KKB yang sedang dalam proses pengiriman. Namun, hal ini masih didalami lebih lanjut.

“Kita duga pemiliknya simpatisan KKB,” ucap dia.

Lebih lanjut, Umar menyampaikan untuk tujuh orang yang berada di dalam mobil tidak diamankan, dan dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan. Umar menyebut pihaknya akan terus melakukan pengembangan terkait temuan alat komunikasi tersebut.

“Kita akan terus kembangkan dan melakukan razia dalam rangka mengendalikan situasi di wilayah Lanny jaya agar aman dari aksi kriminalitas KKB,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.