Jakarta – Polemik Perppu Cipta Kerja di ruang publik masih terus bergulir, pro dan kontra masih terjadi.

Bahkan saat ini ada elemen kelompok yang sudah melakukan konsolidasi menyiapkan aksi tolak Perppu Ciptaker tersebut yang rencananya digelar pada 28 Februari mendatang di Gedung DPR RI.

Merespons hal tersebut, aktivis Corong Rakyat memandang Perppu Ciptaker yang direspon positif oleh Pemerintah itu pastinya mempunyai niatan mulia untuk masyarakat.

“Tidak mungkin Pemerintah mau menjerumuskan rakyatnya. Perppu Cipta Kerja bisa mempermudah investasi, buka industri-industri sehingga dapat membuka lapangan kerja. Jika ditarik benang merahnya maka menolak Perppu sama saja menghambat orang untuk cari kerja,” tegas aktivis Corong Rakyat Hasan, hari ini.

Dia juga berpesan kepada para kelompok yang menolak Perppu Cipta Kerja tersebut untuk memberikan pengawasan supaya Perppu ini dijalankan sesuai tujuan mulianya.

“Memastikan industri yang dibangun dibutuhkan rakyat, seperti industri pertanian dan alat-alat pertanian. Juga dapat membuka atau menyerap lapangan tenaga kerja untuk orang Indonesia, bukan mengutamakan tenaga kerja asing,” sebutnya.

Selain itu, lanjut dia, memastikan industri yang dibangun juga tetap memperhatikan lingkungan hidup dan yang dibangun padat karya bukan padat modal (industri yang menyerap tenaga kerja banyak).

“Mari bangun Persatuan Nasional, dan wujudkan kesejahteraan sosial, dan menangkan Pancasila,” tambahnya.

Kata dia, jalan persatuan nasional diharapkan untuk menumbuh kembangkan dan menguatkan pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dan jalan mewujudkan kesejahteraan sosial dengan menjawab aneka problematika nusabangsa baik secara regulasi, deregulasi, dan kearipan lokal.

“Menangkan Pancasila sebagai penguatan dan pengkokohan ideologi NKRI dalam berbangsa dan bernegara sehingga tidak mudah di pecah belah maupun di adu domba oleh kelompok berkepentingan. Khususnya pada isu Perppu Cipta Kerja ini,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.