Refleksi 1 Desember 1961, Kontroversi Sejarah Kemerdekaan Papua Barat vs Sejarah Indonesia

by

Melawan Lupa, 1 Desember 1961, Kontroversi Sejarah Hari Kemerdekaan Papua Barat vs Sejarah Indonesia.

Diawali pada 19 Oktober 1961 Manisfesto Politik oleh Komite Nasional Papua yang dimotori oleh Nicholaus Youwe, EJ. Bonay cs, menyatakan kepada Belanda bahwa “Papua mendapatkan tempat sendiri seperti Bangsa-Bangsa merdeka”.

Menyikapi hal itu, pada 19 Desember 1961, Presiden Soekarno berpidato mengumandangkan TRIKORA di Alun-alun Utara Yogyakarta, menyatakan bahwa:

1. Gagalkan berdirinya negara Boneka bentukan Belanda;
2. Kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia;
3. Bersiap melakukan mobilisasi umum

Sebagai simbol Perjuangan Indonesia membebaskan Irian Barat dari kolonisasi Belanda maka Presiden Soekarno mendirikan Monument Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng Jakarta pada 17 Agustus 1963.

Salam Kebangsaan Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.