MALANG – Jajaran Polres Malang bersama Aremania dan Aremanita gelar silaturahmi dan takziah kepada keluarga Almarhum Aipda Andik Purwanto di Tulungagung belum lama ini.

Agenda silaturahmi dan takziah tersebut, rombongan Aremania dan Polres Malang disambut oleh Kapolsek Sumbergempol IPTU Guruh Yudi Setiawan, Orang tua, dan Istri almarhum di rumah duka yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto adalah salah satu anggota Polres Tulungagung yang menjadi korban meninggal dunia dalam insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, pada 1 Oktober 2022 yang lalu.

Aremania yang berkesempatan hadir pada sore itu antara lain tokoh Aremania Yuli Sumpil, Adi Koreng, Sam Dadang, Cak Porong, serta puluhan Aremania dan Aremanita korwil Blitar Raya dan Tulungagung.

Pihak keluarga yaitu isteri dari Almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto mengucapkan terima kasih banyak atas silaturahmi dan doa dari Aremania dan Aremanita yang datang sore ini.

“Terima kasih banyak atas silaturahmi dan takziah dari teman-teman Aremania, mohon dimaafkan apabila ada kesalahan dari almarhum, dan kami mohon doanya buat almarhum, semoga almarhum diterima Alloh SWT,” ucap Isteri Almarhum Aipda Andik Purwanto.

Untuk diketahui Almarhum Andik Purwanto merupakan anggota Binmas Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung, dan almarhum meninggalkan seorang istri dengan dua orang anak laki-laki.

Selanjutnya, Andi Koreng perwakilan Aremania yang hadir saat itu mengatakan, kedatangannya bersama rombongan aremania adalah murni sebagai bentuk kemanusiaan dan empati kepada korban Tragedi Kanjuruhan.

“Ini sebagai bentuk kemanusiaan dari aremania, kita tidak pandang siapa pun, dan Alhamdulillah kita diterima oleh pihak keluarga. Kami atas nama aremania semuanya, sejagad raya memohon maaf,” ucap Andi.

Ditambahkan Sam Dadang, bahwa tujuan dari Aremania datang ke tempat ini adalah takziah sekaligus silaturahmi dengan keluarga Almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto.

“Tujuan utama kami adalah silaturahmi, dan kami mengucapkan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya almarhum Aipda Andik Purwanto,” tukas Dadang.

Ia sedikit menceritakan saat kejadian sempat melihat almarhum sedang bertugas di pintu 13 Stadion Kanjuruhan.

“Insha Allah almarhum meninggal dalam keadaan syahid, karena sedang dalam melaksanakan tugas,” ujar Dadang.

Perwakilan Aremania yang datang berharap semoga Aipda Anumerta Andik, dan semua korban yang telah meninggal dunia di Kanjuruhan, menjadi pahlawan bagi semuanya. Menjadikan sepakbola di Indonesia lebih maju, menjadikan semua supporter, aparat dan semua elemen menjadi lebih kuat.

“Tolong maafkan kalau memang ada kesalahan dari Aremania ataupun siapa,” ucap perwakilan Aremania sembari memberikan santunan.

Sementara itu Plt. Kasat Intelkam IPDA Imam Samsodin mengatakan maksud kedatangannya bersama dengan Aremania dan Aremanita adalah sebagai wujud empati atas meninggalnya Aipda Anumerta Andik Purwanto dalam menjalankan tugasnya sebagai personil Bantuan Keamanan Operasional Pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang.

Pihaknya mendampingi Aremania yang berangkat dari Malang ingin memberikan santunan kepada pihak keluarga sebagai wujud empati Aremania atas peristiwa tersebut.

“Kami perwakilan dari Polres Malang dan rekan-rekan dari Aremania, mengucapkan belasungkawa kepada keluarga. Semoga beliau diterima Allah SWT, dan keluarga diberikan kesabaran,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.