Tokoh Papua : Ucapan Effendi Simbolon Mestinya Jadi Momentum Evaluasi Diri bagi TNI

by -1,964 views

Jakarta – Anggota Komisi I DPR Papua Laurenzus Kadepa menegaskan, meskinya pernyataan Effendi Simbolon saat Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), diterima dan dimaknai secara profesional oleh TNI.

Bahkan harus menjadi momentum TNI mengevaluasi diri. Pasalnya, telah banyak terjadi pelanggaran HAM di Papua atau daerah lain.

“Beliau bicara tegas karena merasa prihatin dengan kasus mutilasi empat warga sipil di Timika yang pelakunya adalah anggota TNI dan ini sangat kejam cara pembunuhannya,” kata Laurenzus, Selasa (13/9/2022).

Tak hanya mutilasi di Timika, namun masih banyak kasus lain yang melibatkan anggota TNI, baik di Mapi, Intan Jaya, Nduga, yang kasus- kasusnya belum diselesaikan secara hukum.

“Sekali lagi saya meminta masukan Anggota DPR RI dari F-PDIP Pak Effendi Simbolon, harusnya dijadikan momentum untuk evaluasi total pendekatan keamanan untuk Papua,” ucapnya.

Laurenzus Kadepa justru berterima kasih dan mendukung Effendi Simbolon memperhatikan masyarakat Papua.

“Saya mewakili rakyat Papua mengucapkan terima kasih dan dukungan kepada Pak Effendi Simbolon. Walaupun beliau bukan mewakili Papua duduk di senayan, tetapi selalu ada untuk Papua. Mari ciptakan Papua tanah damai menuju kejayaan Indonesia,” tutupnya.

Diketahui pada hari ini, Effendi Simbolon, resmi meminta maaf kepada seluruh prajurit TNI. Effendi mengaku tak bermaksud menyinggung TNI seperti gerombolan, apalagi organisasi kemasyarakatan atau ormas.

Hal itu ia tekankan, usai marak sejumlah prajurit TNI melayangkan protes keras soal ucapan Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

“Dari lubuk hati paling dalam, saya mohon maaf atas apa pun perkataan saya yang menyinggung, menyakiti, tidak nyaman, di hati para prajurit, siapa pun dia,” kata Effendi Simbolon di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.