Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando EMaS, menilai pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengenai ‘TNI seperti Gerombolan’ merupakan suatu kritik bagi TNI.

“Seharusnya anggota TNI tidak perlu gusar atas pernyataan anggota Komisi I DPR RI tersebut, apalagi pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat Komisi I DPR RI dengan TNI,” kata Fernando dalam keterangannya pada, Rabu (14/9/2022).

“Seharusnya pernyataan tersebut menjadi kritik bagi internal TNI agar lebih baik dan lebih solid lagi,” sambung alumni Universitas Indonesia ini.

Dia menilai, Effendi Simbolon tentunya memiliki dasar mengeluarkan pernyataan tersebut, seperti yang diungkapkan Effendi bahwa ada temuan-temuan insubordinary, disharmoni, ketidakpatuhan yang tentu akan sangat membahayakan TNI.

Selain itu, kata Fernando, pernyataan Effendi Simbolon menunjukkan ketidakmampuan Andika Perkasa dalam memimpin TNI sebagai Panglima. Sebaiknya, kata dia,Panglima TNI Andika Perksasa dan KSAD Dudung Abdurachman sama-sama berkonsentrasi melaksanakan tugas masing-masing tanpa ada agenda lain, apalagi agenda kepentingan politik 2024.

“Tetap fokus menjaga soliditas ditubuh TNI sebagai satu-satunya institusi yang menjaga kedaulatan negara. Pantas saja sampai saat ini belum berhasil menuntaskan Kelompok Kriminal Bersenjata Bersenjata (KKB) di Papua karena di internal saja tifak solid,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.