Agar Tak Makin Keruh, Polisi Minta Hentikan Spekulasi Tentang Kasus Brigadir J

by -375 views

Jakarta – Polri meminta kepada publik dan juga pengacara keluarga untuk tidak membuat beragam spekulasi terkait tewasnya Brigadir J.

Publik sebaiknya menunggu penjelasan para ahli yang menangani kasus ini. Sebab, spekulasi justru akan membuat kasus ini semakin keruh.

“Semua orang yang menyampaikan seperti pengacara, pengacara menyampaikan ya sesuai dengan expert pengacaranya, sesuai dengan hukum acaranya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022).

“Jangan berspekulasi tentang luka, tentang benda ini benda itu, itu nanti expert yang menjelaskan,” kata Dedi.

Dedi juga memastikan kasus penembakan tersebut akan segera diungkap dengan proses pembuktian secara ilmiah.

“Permasalahan ini sebenarnya akan segera diungkap oleh Timsus (Polri) ini. Ya tentunya sekali lagi saya sampaikan, proses pembuktiannya harus secara ilmiah,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada awak media untuk menyaring narasumber terkait dengan kasus tewasnya Brigadir J. Menurut dia, kesalahan dalam mengutip narasumber berpotensi memperkeruh suasana.

“Saya minta kepada teman-teman media juga untuk bisa meluruskan berbagai macam spekulasi terkait informasi yang berkembang. Kalau teman-teman media mengutip dari sumber-sumher yang bukan expert justru permasalahan akan lebih keruh. Masalah ini sebenarnya akan segera diungkap timsus,” ujar Dedi.

Dedi memastikan kematian Brigadir J akan diungkap secara terang-benderang. Proses pembuktiannya harus dilakukan secara ilmiah dan hasilnya harus sahih.“Ada dua konsekuensi yang harus ditanggung oleh penyidik. Konsekuensi secara yuridis harus terpenuhi, konsekuensi keilmuan ini harus terpenuhi metodenya, ilmunya, dan peralatan yang digunakan,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.